Wednesday, October 26, 2016
Masih melatih lagu arrangement sendiri "The First Noel", saya mulai menemukan beberapa masalah, maklum dalam hal ini (arrangement) saya masih pemula sehingga rasanya koq lumayan ribet juga ya...Dimulai dengan mencari "intro" yang indah untuk lagu ini dan rencana untuk menaikkan skala lagu (overtone) dari do=F (1 mol) ke do=D (2 kres) ditengah-tengah lagunya. Sampai sekarang yang berhasil baru mendapatkan "intro" lagu dan menyelesaikan seluruh lagu menggunakan "arppegios" ditangan kiri. Terdengar menurut saya masih agak "monoton" sehinggak konsep seleluruhan lagu masih harus dievaluasi lagi. Untungnya masih ada waktu kira-kira sampai sebelum Natal tanggal 25 Desember nanti, jadi masih sebulan lebih dari sekarang :-) Tunggu untuk video arrangementnya ya, akan saya upload setelah sudah selesai/final.
Friday, October 7, 2016
Hmm...tidak terasa nih sudah dekat akhir tahun 2016, artinya sudah menjelang Natal 2016 :-) Perasaan hati rasanya senang pada masa-masa ini terutama jika ingat ketika masih kecil dulu, what a sweet memories :-)
Tapi saya baru ingat bahwa belum ada satupun lagu Natal yang menjadi bahan latihan piano selama ini :-/ Setelah cari-cari akhirnya saya memutuskan untuk membuat arrangment sendiri lagu Natal "The First Noel". Nah untuk ini akan saya coba upload nanti permainan pianonya, semoga bisa berhasil ya, berhubung agak makan waktu untuk arrangmentnya itu sendiri. Tehnik yang akan saya lakukan adalah, menemukan not untuk lagu "The First Noel" (cari di internet), lalu mencari chords yang sesuai dan lalu memasukkan variasi chords pada chords dasarnya.
Tapi saya baru ingat bahwa belum ada satupun lagu Natal yang menjadi bahan latihan piano selama ini :-/ Setelah cari-cari akhirnya saya memutuskan untuk membuat arrangment sendiri lagu Natal "The First Noel". Nah untuk ini akan saya coba upload nanti permainan pianonya, semoga bisa berhasil ya, berhubung agak makan waktu untuk arrangmentnya itu sendiri. Tehnik yang akan saya lakukan adalah, menemukan not untuk lagu "The First Noel" (cari di internet), lalu mencari chords yang sesuai dan lalu memasukkan variasi chords pada chords dasarnya.
Wednesday, September 28, 2016
Waah...baru sejak kemarin lega rasanya sudah mendapatkan solusi dari masalah di pikiran saya :-) Sebelumnya saya sempat agak "pening" kepala dan sedikit stress, bahkan juga sudah mulai ada gejala sakit maag. Memang ternyata benar bahwa stress adalah sumber dari berbagai penyakit oleh karena itu kita perlu cepat2 mencari solusinya dan tentu saja juga dengan doa. Dukungan keluarga dirumah serta latihan musik sangat membatu dalam mengatasi stress ini.
Ok, sekedar intermeso di atas, sekarang saya akan membahas sedikit mengenai bantuan bagaimana cara kita mengenali chord dari sebuah lagu. Seperti yang sudah saya ceritakan di blog terdahulu, untuk menemukan posisi I, II, III dst perlu cukup latihan/pengalaman pada saat kita latihan "Playing by Ear". Ternyata ada cara efektif yang dapat kita gunakan untuk keperluan ini :-) Salah satu kuncinya adalah mengenali suara perpindahan chord tersebut.
Contoh : jika kita sudah mengenal "sus-chord' maka pada saat kita mendengar ini pada sebuah melodi lagu dapat hampir dipastikan bahwa posisi itu adalah di V atau bahkan I. Jika kita mendengar nada major 2nd-chord maka itu adalah kemungkinan di posisi I atau IV. Juga ketika kita melihat not angka beserta kuncinya tapi tidak tertulis Do=? mainnya, maka kita perhatikan semua major chords pada lagu tersebut dan ingat bahwa hanya I, IV V hanya yang selalu major sedangkan II, III dan VI adalah minor. Cari tiga major chord yang dominan (sering muncul) pada lagu tersebut lalu lihat posisinya dimana. Contoh : sering ditemukan chord E, A dan B maka dapat dilihat dengan mudah bahwa A dan B bersebelahan, pasti itu posisi IV dan V sedangkan E posisinya agak jauh, pasti itu posisi I, jadi lagu tersebut dimainkan dengan Do = E, mudah bukan :-)
Ok, sekedar intermeso di atas, sekarang saya akan membahas sedikit mengenai bantuan bagaimana cara kita mengenali chord dari sebuah lagu. Seperti yang sudah saya ceritakan di blog terdahulu, untuk menemukan posisi I, II, III dst perlu cukup latihan/pengalaman pada saat kita latihan "Playing by Ear". Ternyata ada cara efektif yang dapat kita gunakan untuk keperluan ini :-) Salah satu kuncinya adalah mengenali suara perpindahan chord tersebut.
Contoh : jika kita sudah mengenal "sus-chord' maka pada saat kita mendengar ini pada sebuah melodi lagu dapat hampir dipastikan bahwa posisi itu adalah di V atau bahkan I. Jika kita mendengar nada major 2nd-chord maka itu adalah kemungkinan di posisi I atau IV. Juga ketika kita melihat not angka beserta kuncinya tapi tidak tertulis Do=? mainnya, maka kita perhatikan semua major chords pada lagu tersebut dan ingat bahwa hanya I, IV V hanya yang selalu major sedangkan II, III dan VI adalah minor. Cari tiga major chord yang dominan (sering muncul) pada lagu tersebut lalu lihat posisinya dimana. Contoh : sering ditemukan chord E, A dan B maka dapat dilihat dengan mudah bahwa A dan B bersebelahan, pasti itu posisi IV dan V sedangkan E posisinya agak jauh, pasti itu posisi I, jadi lagu tersebut dimainkan dengan Do = E, mudah bukan :-)
Wednesday, September 7, 2016
(bagi yang memang berminat) sangat mempunyai banyak keuntungan. Selain itu kemampuan kita dalam bermain musik juga dapat menghibur orang lain (contoh dalam mengiringi sebuah lagu) ataupun ikut serta aktif dalam organisasi keagamaan (contoh mengiringi di Gereja). Jadi terus latihan musik dengan tekun ya :-)
Dulu ketika saya belum mengenal istilah "improvisasi" chord yang saya mainkan selalu adalah chord dasar "murni" bahkan tanpa adanya inversi chord. Kenapa sekarang iringan lagu menjadi jauh lebih bagus sedangkan kita masih memainkan chord dasar yang sama? Kuncinya adalah dengan menambah variasi not atau "improvisasi". Contoh untuk chord C, sekarang saya mempunyai kemungkinan untuk memainkan chord ini di posisi "root" atau "1st inversion" atau "2nd inversion" (3 kemungkinan). Selanjutnya saya mengganti dengan C2 dan dapat memainkan ini dengan 6 posisi yang berbeda :-) belum lagi ditambah "sus-chord" pada posisi I atau V. Saya akan coba jelaskan tentang "Major 2nd chord (C2)" pada kesempatan berikutnya. Dengan ini saya mau menjelaskan bahwa kita tidak perlu mencari chord2 yg berbeda untuk membuat variasi permainan lebih banyak, namun cukup mengembangkan chord dasar yang sudah ada. It's so simple :-)
Saturday, September 3, 2016
Ini hari Sabtu, tapi harus masuk kerja :-( Ok, karena ada waktu luang, saya coba update blog musik ini lagi ya :-)
Pernahkah
kita mendengarkan musik dan lalu berpikir, jika saja saya bisa mengenali chords
yang sedang dimainkan secara langsung...secara jujur, ini sering kali ada di
pikiran saya !
Dari belajar
lagu baru lalu mengingatnya, improvisasi, mengenali chords yang sesuai dengan
lagunya, tentu akan sangat membantu dalam mengembangkan kemampuan bermain
piano/keyboard. Beruntungnya, dengan hanya sedikit “mau belajar” maka setiap orang dapat
mengembangkan kemampuan ini. Kuncinya adalah “melatih pendengaran”, maka kita
sudah di jalan yang benar untuk mempunyai kemampuan mengenali chords sebuah
lagu.
Ada 2 bagian informasi yang kita dapatkan pada saat mendengar sebuah lagu :
- “Scale” dari nada dasarnya (root note)
- “Kualitas dari chords-nya (Major, minor, dominant 7th dll)
Lalu
bagaimana cara kita mengenali chords yang kita dengar?
Ada tiga
tahap pengenalan chords :
- Identifikasi “root note” pada chord tersebut. =>Untuk ini, coba mainkan chords pada piano dan ikut “menyanyi” pada “root note” chord tersebut. Ini akan dapat membantu kita melatih mengidentifikasi “root note” pada chord yang kita dengar.
- Kenali “scale” pada “root note”-nya =>Tingkat “scale” adalah juga salah satu sarana untuk mengenali note atau chords pada sebuah lagu.
- Kenali kualitas dari chord-nya =>Coba mainkan major, minor, diminished atau chords yang kita sering dengar. Perhatikan bagaimana kualitas suaranya pada masing2 chord tersebut dan juga coba untuk mengingatnya. Kita bisa minta tolong teman untuk memainkan sebuah chord dan kita menebak chord tersebut sebagai latihan.
Jika kita mau
dapat mengenali chords sebuah lagu melalui pendengaran, maka ketiga hal diatas
itu harus sudah dikuasai dengan benar. Mainkan chord progresi yang sederhana lalu usahakan ikut turut menyanyikan “root note”
pada masing2 chord. Coba identifikasi “scale, root note, quality”. Dengan
latihan yang teratur ini tentunya akan meningkatkan kemampuan “playing by ear”
kita.
Wednesday, August 24, 2016
Pembahasan kali ini berdasarkan pengalaman pribadi saya mengenai belajar musik. Apakah kadang-kadang kita bosan dengan latihan musik di keyboard/piano? Ya itu bisa saja dan ini terjadi pada saya "a long time ago" (dulu, tepatnya mungkin sekitar dua tahun yang lalu). Sekarang latihan musik merupakan bagian yang sangat menyenangkan karena saya sedikit-sedikit sudah mulai "terbebas" dari kegiatan membaca not dan menghafal sebuah lagu. Lalu apa yang beda antara dulu dan sekarang?
Sekarang chords pada lagu bisa dicari sendiri dan ini berarti sudah lengkap dengan "bas" ditangan kiri. Jikalau chords sudah tahu, ini saja sudah cukup untuk bisa mengiringi seseorang bernyanyi bukan? :-) Selanjutnya, melodi pada lagu yang umumnya mudah ditebak dan di "merge" dengan chord. Selanjutnya gunakan chords variasi diluar chords major, selesai deh. Jadi latihan musik tidak terbatas lagi oleh buku musik yang ada dengan not balok yang cukup rumit, dan kesalahan permainan bisa dijadikan bagian "improvisasi" dari lagu itu sendiri. Bagaimana bisa menguasai teknik ini dengan benar? Tentu yang utama kita harus juga menguasai teori musik, bukan asal tekan tuts keyboard/piano dan coba-coba tone yang cocok. Sediakan waktu yang cukup untuk belajar teori musik (juga melalui blog saya :-)) maka pasti permainan keyboard/piano anda akan mengalami banyak kemajuan dan tidak akan pernah bosan lagi untuk latihan.
Sekarang chords pada lagu bisa dicari sendiri dan ini berarti sudah lengkap dengan "bas" ditangan kiri. Jikalau chords sudah tahu, ini saja sudah cukup untuk bisa mengiringi seseorang bernyanyi bukan? :-) Selanjutnya, melodi pada lagu yang umumnya mudah ditebak dan di "merge" dengan chord. Selanjutnya gunakan chords variasi diluar chords major, selesai deh. Jadi latihan musik tidak terbatas lagi oleh buku musik yang ada dengan not balok yang cukup rumit, dan kesalahan permainan bisa dijadikan bagian "improvisasi" dari lagu itu sendiri. Bagaimana bisa menguasai teknik ini dengan benar? Tentu yang utama kita harus juga menguasai teori musik, bukan asal tekan tuts keyboard/piano dan coba-coba tone yang cocok. Sediakan waktu yang cukup untuk belajar teori musik (juga melalui blog saya :-)) maka pasti permainan keyboard/piano anda akan mengalami banyak kemajuan dan tidak akan pernah bosan lagi untuk latihan.
Thursday, August 18, 2016
Dua minggu lalu terasa lumayan sibuk di kantor karena lagi ada ISO audit dan juga harus menjadi koordinator presentasi kegiatan "Small Group Activities" yang memang sudah dipersiapkan selama kurang lebih 10 bulan. Wuuhh...akhirnya beres juga :-)
Ok kali ini saya akan membahas mengenai persiapan kita ketika harus mengiringi lagu menggunakan keyboard atau piano. Dulu (sudah lama sekali >20 thn) saya pernah mengiringi lagu dengan memainkan keyboard electone, dan pada dasarnya yang saya ingat adalah jika kita melakukan kesalah kecil pada saat bermain itu tidak apa-apa karena toh akan "tertutup" oleh paduan suaranya. Hmm...itu sekarang tentunya tidak boleh lagi menjadi sesuatu kebiasaan sehingga kita bisa semaunya bermain dengan sedikit kesalahan (toh tidak akan ketahuan dan tertutup oleh suara penyanyinya). Intinya tentu kita harus selalu bermain semaksimal mungkin dan diusahakan 100% benar. Setelah saya perhatikan beberapa kali, saya lihat bahwa seorang organis/pianis akan sedikit memainkan tuts secara "virtual" tanpa menekan tuts-nya, tepat sebelum mulai untuk mengiringi sebuah lagu, dan ini mungkin cukup efektiv untuk meyakinkan diri sendiri sekali lagi bahwa kita bisa mulai mengiringi dengan menekan tuts yang benar. Yang sudah pasti suara dari piano/keyboard yang kita mainkan otomatis akan lebih keras/terdengar ketika kita yakin sedang bermain dengan menekan tuts yang benar dan ini juga akan menambah rasa percaya diri untuk berikutnya ketika sedang bermain di muka umum :-)
Subscribe to:
Posts (Atom)





